100 Anak Dhuafa Berbuka Bersama Mendikbud
Jakarta --- Setelah meresmikan 100 PAUD yang diinisiasi oleh PT. Fast Food Indonesia, di tempat yang sama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyapa 100 anak dhuafa yang berasal dari panti asuhan Nurul Badar dan Rumah Yatim, di Kemang, Jakarta, Minggu (22/07).
100 anak tersebut diundang untuk bersilaturahmi dengan Mendikbud sekaligus berbuka bersama di hari kedua bulan Ramadhan. Mendikbud mengajak semua pihak untuk memperhatikan anak-anak dhuafa ini, agar dalam kondisi apapun anak-anak ini bisa menggapai impiannya. “Tugas kita adalah mengantarkan adik-adik kita dengan segala potensinya , mau jadi apa saja harus diberi kesempatan sebesar-besarnya,” ujarnya.
Selain berdialog dengan Mendikbud, anak-anak ini diberi perlengkapan beribadah seperti sarung dan mukena. mereka juga mendapat kitab suci Al-Qur’an oleh perusahaan Asia Pulp and Paper (APP) yang merupakan bagian dari CSR Sinar Mas. Mendikbud mengapresiasi kepada APP yang telah ikut memperhatikan anak-anak ini.
Mendikbud menilai, tema besar kemandirian itu penting. APP telah membuktikan, bahwa Al-Qur'an yang mereka buat tidak sembarangan. "Kertasnya bagus, tidak sembarangan, dan bukan hanya kualitas fisik, Al-Qur'an ini juga telah diuji tulisannya oleh lembaga yang berwenang," kata Mendikbud.
Usai berbuka bersama, anak-anak ini juga melakukan ibadah sholat maghrib bersama Mendikbud.


