Tim IBO Indonesia Dapat 3 Perak dan 1 Perunggu
Jakarta --- Empat orang siswa Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa di ajang internasional. Dalam International Biology Olympiad (IBO) di Singapura yang diselenggarakan pada tanggal 9-15 Juli 2012, tiga medali perak dan satu medali perunggu berhasil dimenangkan.
Lindy Mawardhani Dharmawan (peringkat 27 dunia), Rhogerry Deshycka (peringkat 32 dunia), Kezia Stevanie Tanfriana (peringkat 35 dunia) telah menyumbangkan tiga medali perak. Sedangkan medali perunggu diperoleh oleh Assifa Nur Hisana (peringkat 64 dunia).
Keempat anak berprestasi ini dengan kompak mengungkapkan kebahagiaannya berhasil memperoleh medali dalam IBO tahun ini. Meski tidak membawa medali emas pulang, mereka tidak menyerah. "Tahun depan kalau ada kesempatan, kami akan mencoba lagi," tutur mereka sekembalinya ke tanah air di Bandara Soekarno Hatta, Minggu (15/07).
Tim yang diberangkatkan pada 8 Juli lalu ini didampingi oleh Agus Dana Permana, Ramadhani Eka Putra, Putri Dwi Utari, Fenryco Pratama (SITH ITB), Sucipto Hariyanto (Biologi UNAIR), dan Sulaksono (Kemdikbud). Tugas utama para pendamping ini adalah menerjemahkan soal ke dalam bahasa Indonesia.
Menurut Agus Dana Permana, keempat peserta ini telah berusaha dengan baik. Kemampuan mereka setara dengan juara umum dari Singapura. Hanya saja, dalam pelaksanaan lomba, ketelitian mereka dalam membaca petunjuk pengerjaan soal berkurang. “Mereka semua pemula, tapi kemampuannya sangat baik,” tuturnya.
IBO Singapura resmi ditutup oleh Chan Lai Fung dari Kementerian Pendidikan Singapura pada 14 Juli lalu. IBO selanjutnya akan diselenggarakan di Bern, Swiss pada bulan Juli 2013. Dan pada acara coordinator meeting di Singapura, Indonesia mengajukan diri sebagai tuan rumah IBO tahun 2020. (AR)


