Kemdikbud dan Bank Indonesia Kerja Sama Edukasi Perbankan
Jakarta – Bank Indonesia dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menandatangani kesepakatan pelaksanaan edukasi perbankan dan keuangan kepada peserta didik di sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah umum, serta perguruan tinggi. Nota kesepahaman ditandatangani langsung Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh pada Rabu (27/6) siang, di arena Indonesia Banking Expo (IBEX) 2012 di Jakarta Convention Center. Wakil Presiden Boediono turut menyaksikan penandatanganan ini.
Salah satu bagian acara dalam IBEX 2012 adalah Pekan Keuangan Inklusif. Keuangan Inklusif merupakan program yang bersifat jangka panjang, yang dalam pelaksanaannya memerlukan koordinasi dan kerja sama dengan pihak lain, termasuk Kemdikbud.
Selain kesepahaman dengan Kemdikbud, IBEX tahun ini juga memberi penghargaan kepada para juara Olimpiade Perbankan 2012 untuk kategori SD dan SMP. Untuk kategori SD, juara I diperoleh SD Ketabang 01 (Surabaya), juara II SDN-SN Pasar Lama (Banjarmasin), dan juara III SD Nasima (Semarang). Sedangkan para pemenang kategori SMP adalah juara I untuk SMP Pertiwi (Medan), Juara II untuk SMPN 3 Makassar, dan juara III untuk SMPN 01 (Surabaya).
Penyelenggaraan Olimpiade Perbankan dimaksudkan sebagai sarana untuk meningkatkan minat siswa-siswi terhadap dunia perbankan dan keuangan. Hal ini sejalan dengan upaya yang telah dirintis oleh Bank Indonesia bekerja sama dengan Kemdikbud untuk mengintegrasikan pendidikan keuangan pada kurikulum sekolah.
Integrasi pendidikan keuangan telah dilakukan di Semarang, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, dan Banjarmasin. Total 72 sekolah telah terlibat sebagai pilot project. (JR/HNK).


