Empat ISI Ditugasi Membangun ISBI

05/22/2012 (All day)

Banjarmasin --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memiliki program untuk memperluas tugas Institut Seni Indonesia (ISI) dengan menambahkan fungsi budaya di dalamnya, sehingga namanya menjadi Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI). “Tahap awal, empat ISI yang ada saat ini akan ditugasi membangun ISBI baru,” ujar Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemdikbud, Ibnu Hamad, saat bertemu dengan seniman dan dinas pendidikan Banjarmasin pada Forum Grup Diskusi di Banjarmasin, Selasa (22/05).

Keempat ISI tersebut adalah, ISI Padang Panjang membantu membangun ISBI Aceh; ISI Yogyakarta untuk ISBI Kalimantan; ISI Surakarta untuk ISBI Makassar, Sulawesi Selatan, dan ISI Denpasar untuk ISBI Papua.

Adapun tujuan mendirikan ISBI, kata Ibnu, diharapkan menjadi salah satu sarana pengembangan warisan budaya bangsa dan dapat menghasilkan sarjana dan budaya yang peka dan tanggap terhadap masalah sosial, budaya, etika, moral dan akademis. ISBI akan menjawab permasalahan strategis pada penataan SDM seni dan budaya. “Diharapkan ISBI dapat membangun insan-insan Indonesia yang bangga dengan kesenian,” katanya.

Fungsi ISBI, setidaknya ada delapan aspek. Pertama, melestarikan, melahirkan produk seni dan budaya serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Kedua, mengembangkan seni dan budaya lokal. Ketiga, menjaga dan merawat warisan budaya.

Keempat,  memperkuat hubungan antar bangsa. Kelima, menggali dan merawat produk bangsa. Keenam, mempromosikan dan membangun warisan budaya. Ketujuh, mewadahi kreasi produk seni dan budaya. Dan kedelapan, meningkatkan kesejahteraan rakyat. (JS)